Tujuan diberikan terapi diet pada penderita sle

Pemeriksaan dada dengan bantuan stetoskop menunjukkan adanya gesekan pleura atau jantung. Penyakit ini juga menyerang beberapa organ lain, yaitu organ saluran pencernaan dan bahkan bisa sampai kelainan jiwa psikosis.

Wilkesmengestimasikan jumlah energy yang dibutuhkan pada penderita kanker adalah kalori per kilogram berat badan per hari dan protein 1,0 g per kilogram berat badan per hari. Tetapi pada penderita lupus, sistem imun menjadi berlebihan, sehingga justru menyerang tubuh sendiri, oleh karena itu disebut penyakit autoimun.

Nilai Gizi Tempe: Jika penyakit lupus melibatkan ginjal, dalam waktu lama fungsi ginjal akan menurun dan pada keadaan tertentu memang diperlukan cuci darah. Evaluasi Diagnostik Pemeriksaan untuk menentukan adanya penyakit ini bervariasi, diantaranya: Dalam Pemilihan makanan sehari-hari harus selalu membatasi makanan yang kandungan lemak jenuhnya tinggi, yakni makanan yang berasal dari hewan.

Sedangkan pada Ibu hamil, tekanan darah secara umum meningkat saat kehamilan berusia 20 minggu. Penderita SLE sebaiknya menghindari merokok karena hidrasin dalam tembakau diduga juga merupakan faktor lingkungan yang dapat memicu terjadinya SLE.

Makanan dapat ditumis untuk memperbaiki rasa. Prevalensi pada berbagai populasi berbeda-beda bervariasi antara 3 — orang per Kortikosteroid dapat mensupresi sistem imun sehingga dapat meningkatkan kerentanan terhadap infeksi yang merupakan salah satu penyebab kematian pada pasien SLE.

Reaksi konjungtiva yang berat dapat menyebabkan pengerutan konjungtiva. Lupus pnemonitis merupakan manifestasi yang tidak biasa dari SLE dan memiliki sedikit prognosis Dipiro et al. Beberapa manifestasi seperti vaskulitis, serositis, abnormalitas hematologik, abnormalitas CNS umumnya memberikan respon dalam 5 sampai 19 hari.

Terapi kortikosteroid dan didasari dari penyakit ginjal dapat memberikan kontribusi beberapa faktor dalam pengembangan faktor risiko penyakit jantung Dipiro et al. Tujuan pengobatan adalah untuk menghindari faktor resiko, seperti merokok, dan obesitas, serta mengurangi kadar kolesterol darah dengan mengkonsumsi obat-obatan.

Vaskulitis mesenterika mungkin akan bermasalah, terutama jika terjadi perforasi arteri. Sebelum pengobatan dihentikan sebaiknya dilakukan tapering dosis dengan memberikan obat malaria dosis rendah dua atau tiga kali per minggu. Potasium umumnya bayak didapati pada beberapa buah-buahan dan sayuran.

Sebab lainnya adalah faktor keturunan, bertambahnya jumlah darah yang dipompa jantung, penyakit pada ginjal, kelenjar adrenal, dan sistem syaraf sipatis. SLE dapat menyerang semua usia, namun sebagian besar pasien ditemukan pada perempuan usia produktif.

Ganti camilan dengan misalnya: Pada kehamilan dari perempuan yang menderita penyakit lupus, sering diduga berkaitan dengan kehamilan yang menyebabkan abortus, gangguan perkembangan janin atau pun bayi meninggal saat lahir.

Kanker terjadi akibat perubahan sel yang melepaskan diri dari mekanisme pengaturan normal. Vitamin dan mineral cukup terutama vitamin A,B kompleks, C dan E. · Penderita SLE membutuhkan pengobatan dan perawatan yang tepat dan benar. Pengobatan yang diberikan harus rasional, yakni memenuhi kriteria 4T 1W (Tepat Indikasi, Tepat Dosis dan Cara Pengunaan, Tepat Pasien, Tepat Obat).

SLE (Sistemik Lupus Eritematosus)

Program rehabilitasi medik Terdapat berbagai modalitas yang dapat diberikan pada pasien dengan SLE tergantung maksud dan tujuan dari program ini. Salah satu hal penting adalah pemahaman akan turunnya masa otot hingga 30% apabila pasien dengan SLE dibiarkan dalam kondisi immobilitas selama lebih dari 2 minggu.

Disamping itu penurunan kekuatan otot akan terjadi sekitar 1‐5% per hari dalam. Diberikan kepada pasien dengan diare berat, peradangan saluran cerna akut, divertikulatis akut, obs tipasispastik, penyumbatan sebagian saluran cerna,hemoroid berat, serta pada pra dan pasca bedah saluran cerna.

Askep Pada Pasien dengan Autoimun, Lupus (LES)

Diet biasanya rendah dalam beberapa jenis zat gizi, sehingga hanya diberikan untuk jangka pendek. Bila diperlukan, disamping diet diberikan suplemen vitamin dan mineral dan atau. Bagi penderita hipertensi yang penanganannya memerlukan obat-obat untuk menurunkan tekanan darah agar kembali normal atau festival-decazeville.com obat kimia antihipertensi yang terus- menerus juga kurang baik bagi kesehatan karena mungkin ada efek samping pada penggunaan obat dalam jangka waktu yang lama.

Methoreksat >> Methoreksat adalah antagonis folat yang jika diberikan dalam dosis untuk penyakit rematik efek imunosupresifinyalebih lemah dari pada obat alkilating atau zat hioprin.

methorekxate dosis rendah mingguan 7,mg, efektif sebagai “steroid spring agent” dan dapat diterima baik oleh penderita, terutama pada manifestasi klinis dan muskluskletal. Tujuan dari pengobatan SLE adalah untuk mengurangi gejala penyakit, mencegah terjadinya inflamasi dan kerusakan jaringan, memperbaiki kualitas hidup pasien, memperpanjang ketahanan pasien, memonitor manifestasi penyakit, menghindari penyebaran penyakit, serta memberikan edukasi kepada pasien tentang manifestasi dan efek samping dari terapi obat yang diberikan.

MAKALAH DIET PADA PENYAKIT JANTUNG DAN PEMBULUH DARAH

Karena banyaknya .

Tujuan diberikan terapi diet pada penderita sle
Rated 0/5 based on 44 review